Beranda FILM Kalau Terserang Flu, Jangan Berkendara

Kalau Terserang Flu, Jangan Berkendara

3325
0
BERBAGI
HUT pertama komunitas pemilik Chevrolet Trax dimeriahkan coaching clinic mengenai safety driving (foto: dok.T-RAX)

“Kalau flu sebaiknya tidak menyetir, karena kalau kita bersin, pasti dengan mata tertutup. Hanya sepersekian detik, tetapi bahaya di jalan kita tidak tahu,” kata Sumantri dari IDDC.

MEMPERINGATI satu  tahun berdirinya komunitas pengguna Chevrolet Trax (T-RAX), awal pekan ini telah dilangsungkan rolling thunder keliling Jakarta diikuti lebih dari 75 kendaraan anggota T-RAX. “Dalam komunitas ini, kami saling belajar tentang tertib lalulintas, dan juga hal-hal yang terkait dengan kendaraan kami, ” ujar Franky Silaen, Ketua T-RAX menyampaikan keterangan.

 

HUT pertama T-RAX juga dimeriahkan dengan coaching clinic mengenai safety driving oleh Sumantri dari Indonesia Defensive Driving Center (IDDC).

 

“Penting untuk selalu mengingatkan teman-teman di komunitas untuk berkendara yang aman dan tertib,” tambah Franky. Menurutnya, dengan performa mesin yang prima dan tenaga turbo, selalu ada kecenderungan untuk memacu kendaraan melaju kencang. Ia mengingatkan, perlu ketrampilan mengemudi yang baik, supaya keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain menjadi prioritas.

 

Pemaparan safety driving ini paling ditunggu oleh member T-RAX karena memberikan tips berkendara secara aman. “Banyak hal-hal kecil yang sering kali kita abaikan. Contoh kecil, kalau flu sebaiknya tidak menyetir, karena kalau kita bersin, pasti dengan mata tertutup. Hanya sepersekian detik, tetapi bahaya di jalan kita tidak tahu, kata Sumantri, mengingatkan.

 

Ia juga mengingatkan kembali penggunaan safety belt, baik untuk pengemudi ataupun penumpang di kursi belakang. “Yang di belakang, bahayanya justru lebih besar karena tidak melihat atau tidak mengantisipasi bila terjadi kecelakaan atau benturan hebat,” imbuhnya.

 

Angka kecelakaan lalulintas di Indonesia saat ini sangat tinggi, bahkan menjadi pembunuh nomor dua setelah penyakit jantung. Ke depan, angka kecelakaan di jalan akan terus meningkat bila tidak diimbangi dengan keterampilan mengemudi yang lebih baik juga pemahaman aspek-aspek keselamatan di jalan.

 

Kegiatan ini didukung oleh Lippo Mall Puri, Eka Hospital, Carex Cussons dan Kalbe, CUCI, GMI, dan AK Putera Bintaro.

LEAVE A REPLY