Beranda ENTERTAINMENT Berlanjut, Program Kegiatan “Seniman Mengajar”

Berlanjut, Program Kegiatan “Seniman Mengajar”

466
0
BERBAGI

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka pendaftaran untuk program Seniman Mengajar. Pada pelaksanaan tahap kedua ini dijadwalkan berlangsung di tujuh daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Pendaftaran dibuka hingga 20 Juli 2017 melalui laman http://senimanmengajar.kemdikbud.go.id.

Ketujuh daerah 3T yang menjadi tujuan program Seniman Mengajar tahap kedua adalah destinasi prioritas berada di wilayah Bengkulu Tengah, Kabupaten Bulungan (Kalimantan Utara), Pulau Morotai (Maluku Utara), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Tanjung Lesung (Banten), Mandalika (Nusa Tenggara Barat) dan Danau Toba (Sumatera Utara).

Kegiatan semacam ini berlaku khusus bagi seniman yang peduli, bermental tangguh, siap mengambil tantangan dan bernyali terhadap kondisi di daerah 3T. Pelaksanaan kegiatan Seniman Mengajar kali ini akan berlangsung mulai 4 Agustus hingga 7 September 2017.

Seniman Mengajar adalah program Kemdikbud berupa kegiatan para seniman dari berbagai daerah dan berbagai bidang kesenian untuk mengajarkan kesenian kepada masyarakat/komunitas/sanggar yang berada di daerah 3T.

Seniman Mengajar bertujuan untuk menggali potensi kearifan lokal daerah, menjalin jejaring antara seniman dengan masyarakat/pelaku seni/komunitas/budayawan untuk mengangkat kembali dan mengembangkan kesenian daerah melalui lima bidang seni yaitu seni tari, seni musik, seni rupa, seni pertunjukan, dan seni media.

Sebelumnya, Seniman Mengajar tahap 1 telah berlangsung pada Mei 2017 di tiga daerah 3T yaitu Natuna (Kepulauan Riau), Kapuas Hulu (Kalimantan Barat) dan Belu, Nusa Tenggara Timur.

Program ini pada prinsipnya mendorong para seniman berbagi ilmu dan pengalamannya kepada masyarakat yang berada daerah 3T, dan menjunjung kearifan lokal. Dengan program ini masyarakat di daerah 3T dapat terbuka wawasannya, dan dapat menjalin kerjasama dengan para seniman sehingga dapat meningkatkan kualitas ekspresi seni dan penguatan identitas budaya di daerah 3T.

Pada akhir masa belajar, para seniman dapat mempresentasikan apa yang telah dikerjakannya di daerah pelaksanaan kegiatan.

Dalam melaksanakan program Seniman Mengajar ditekankan prinsip-prinsip partisipatif, dialogis, dan transformasi. Format kegiatan residensi seniman dalam kurun waktu yang ditentukan dengan target paket kegiatan selesai. Seniman berbagi ilmu dan keahlian dengan seniman lokal yang mewakili sanggar dan komunitas. Pendaftaran dan persyaratan serta hak dan kewajiban peserta program Seniman Mengajar, bisa mengakses http://senimanmengajar.kemdikbud.go.id.

LEAVE A REPLY