Beranda EDUKASI Pelatihan Tani, Ternak dan Kualitas Diri di Lahan Luas Pengelolaan Inagro

Pelatihan Tani, Ternak dan Kualitas Diri di Lahan Luas Pengelolaan Inagro

208
0
BERBAGI

Fokuskini – Tidak mesti lama-lama banget sampai 21 hari, kini berkat kerjasama Makayasa dan Inagro Training Centre yang mengelola lahan seluas 76 hektare sebagai Pusat Pendidikan dan Pelatihan Terpadu di kawasan Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — telah dibuka program edukasi Outdoor Management Training (OMT) — khususnya untuk pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia melalui pendekatan filosofi alam bebas dan metodologi Experiential Learning atau pembelajaran dari pengalaman langsung.

Raditya Harsuseno selaku Chief Master Instructor menyebutkan konten program OMT jelas bukan mengangkat unsur menghibur seperti kebanyakan kegiatan pelatihan serupa di alam terbuka, dan disini dilakukan pada area dua hektare di seputar hutan jati yang menantang kompetensi diri sendiri serta kerja kelompok.

“Kegiatan aktive learning ini memiliki konten berjenjang dari mulai tahap Ice Breaking, Ground Element, Low Element, High Element, Adventure Program, hingga Additional Speciality Content berupa kegiatan pelatihan tambahan bersifat kekhususan yang bisa berupa Basic Military Content, Hospitality and Services serta juga Safety Training,” ujar praktisi OMT yang sudah berpengalaman lebih dari sepuluh tahun sebagai konsultan pelatihan di berbagai perusahaan swasta maupun institusi pemerintahan, termasuk salah satunya membantu peningkatan kedisiplinan kemiliteran dengan salah satunya ikut sebagai instruktur pelatihan pasukan Korps Marinir Indonesia di kawasan tersebut.

Untuk diketahui, kawasan keseluruhan seluas 76 hektare di Ciseeng yang dikelola oleh PT Intidaya Agrolestari (Inagro) bertujuan memenuhi hasrat para peminat terhadap pendidikan dan pelestarian sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, hingga pembentukan karakter kemanusiaan yang kuat dan tangguh.

Mereka memiliki laboratorium kultur jaringan serbalengkap untuk menciptakan tanaman-tanaman unggul antara lain pohon jati, buah durian dan pisang sampai budidaya stevia (sweetleaf). Inagro juga membangun laboratorium produksi Mikoriza bersetara produksi negara-negara maju.

Inagro membantu pula pelestarian hewan ternak dengan diantaranya persilangan Kerbau Rawa dan Kerbau Toraja untuk potensi unggul daging dan susunya, juga memaksimalisasi pembudidayaan ikan gabus. Keunikan lain di kawasan peternakan Inagro adalah keberhasilan awal pengembangbiakan burung Merak Biru asal India (Blue Peacock).

LEAVE A REPLY