Beranda RAGAM Kepimpinan Jokowi Fokus Ciptakan Konektivitas dan Kemakmuran

Kepimpinan Jokowi Fokus Ciptakan Konektivitas dan Kemakmuran

78
0
BERBAGI
(foto: Reuters/Google)

MANAJEMEN perhubungan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK fokus menciptakan konektivitas dan kemakmuran. Pada sembilan program Nawa Cita, Kementerian Perhubungan diminta menciptakan konektivitas dan secara khusus menciptakan kemakmuran pada daerah-daerah terpencil dan terluar.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menjadi narasumber Seminar Nasional Manajemen Perhubungan dan Manajemen Komunikasi Pemerintahan Indonesia di Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Jakarta Selatan hari Sabtu (16/9/2017).

Menhub menjelaskan ada suatu filosofi yang ditanamkan oleh Presiden Joko Widodo, yaitu money follow program. “Dalam konsep Nawa Cita, konektivitas itu memang suatu keharusan. Ada suatu filosofi yang ditanamkan pada kita semua yaitu money follow program. Kita tidak asal membangun, jadi yang kita bangun harus bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Budi Karya seperti diberitakan di situs resmi Kemenhub.

Budi Karya memberikan contoh program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, yaitu Bandar Udara Silangit di Tapanuli Utara yang siap diresmikan menjadi Bandara Internasional pada 28 Oktober mendatang. “Seperti Silangit. Dari belum apa-apa, dulu saya ke sana lewat jalur darat 6 jam, terus dibangun bandara, langsung lima flight dalam sehari, dan 28 Oktober nanti Bandara Silangit akan diresmikan menjadi Bandara Internasional dalam waktu satu tahun,” jelas Menhub.

Selain itu, Menhub menjelaskan program pembangunan lainnya yang dilakukan Pemerintah di wilayah Maluku Utara dan Miangas, Sulawesi Utara. “Bayangkan ada pelabuhan di wilayah Maluku paling utara Indonesia. Pemerintah bangun tiga pelabuhan disana yaitu pelabuhan Bicoli, Pelabuhan Tapaleo dan Pelabuhan Wayabula. Ada lagi wilayah Miangas di Sulawesi Utara. Posisinya ada di utara Sulawesi Utara. Kira-kira jarak dari Manado sekitar 400 km dan Filipina 70 km. Kalau Pemerintah tidak urus mereka, nanti bisa-bisa mereka jadi orang Filipina. Makanya Pemerintah bangun bandara di sana,” lanjut Menhub.

Menhub menambahkan, Pemerintah juga mengupayakan keberadaan transportasi massal di wilayah perkotaan seperti MRT, LRT dan BRT.

LEAVE A REPLY