Beranda HEADLINE SAGA Music Festival di GWK Bali, Pesta Musik Jelang Akhir Tahun 2017

SAGA Music Festival di GWK Bali, Pesta Musik Jelang Akhir Tahun 2017

130
0
BERBAGI

Fokuskini – Menjelang perayaan tutup tahun 2017 menuju 2018, ada SAGA Music Festival berlangsung di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali pada 28-29 Desember mendatang yang menampilkan pesta akbar pertunjukan entertainment, seni budaya, kenikmatan musik dan kuliner menjadi satu destinasi tujuan wisata sukacitanya orang-orang muda usia 18-35 tahun.

Siapa-siapa saja para DJ ataupun electronic musician yang sudah bersepakat konfirmasi datang menghibur di lokasi taman budaya GWK yang area keseluruhannya bahkan mampu melebihi kapasitas penonton diatas 45 ribu pengunjung dengan area lahan seluas 240 hektare tersebut. Diantaranya adalah Marc Benjamin.

Pemuda usia 27 tahun keturunan Belanda-Indonesia bergenre musik elektro dan progresif ini, bersama-sama DJ Snake (Prancis), duo Dropgun (Rusia) serta banyak lagi nantinya juga bergabung meramaikan gejolak electronic dance music (EDM) dengan kehadiran duabelasan DJ asal negeri sendiri, Indonesia yakni antara lain grup band elektronik Tenjo, serta Yasmin dan Dipha Barus.

Bisa dibilang, pilihan menempatkan Garuda Wisnu Kencana sebagai tempat penyelenggaraan SAGA Music Festival, telah juga dipertimbangkan matang dari areanya yang hanya berjarak waktu normal 15 menit dari Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, dan area logistiknya sangat memadai sebagai lokasi pentas terbuka pertunjukan EDM yang kini demikian jadi tren musiknya kaum muda dan dimana-mana mampu mengundang puluhan ribu lebih penonton.

“Bukan itu saja, dengan segmentasi panggung utama berkonsep Gate of the Gods dan panggung kedua Nightowls serta pemanfaatan lansekap tebing-tebing tinggi serta artistik pentas berpola visual dan tata lighting, kami berharap SAGA Music Festival rutin berlangsung di GWK dan melegenda jadi tontonan festivalnya remaja dewasa sekolah menengah atas, mahasiswa dan eksekutif muda. Apalagi ini dilangsungkan saat sudah waktunya berliburan panjang, dan di kawasan international market selevel Bali,” dijelaskan panjang lebar oleh Jason Kurniawan, pendiri dan owner All In Entertainment.

Kali ini dan berlanjut, diharapkannya, kerjasama dengan para pihak GWK dan Trans Event ini bisa berlangsung terus menerus utamanya di setiap saat liburan panjang menyongsong perayaan jelang pergantian ke tahun yang baru.

Trans Event sebagai promotor dan berjalur produksi pementasan entertainment berskala bisnis besar serta pengalaman kerjanya yang panjang, diyakini Jason, mampu saling dukung dengan sukses pihaknya menjalankan sejumlah bisnis club party people utamanya Fable Club & Lounge (Jakarta), The Pallas (Jakarta), Mirror Club (Bali), dan Khung (bar and restaurant di Jakarta).

“Semuanya sudah berjalan dengan baik, dengan kustomer penyuka party sebesar itulah kenapa kami sekarang memberanikan diri buat melangsungkan SAGA Music Festival, karena memang memiliki market yang sangat potensial,” diterangkan Jason.

Tahapan pembelian tiket presale di rajakarcis.com untuk dua hari pertunjukan telah dibuka bulan ini, jauh dibawah harga normal dengan penawaran terbatas antara Rp 300.000 hingga Rp 2.400.000.

LEAVE A REPLY