Beranda EDUKASI Industri Pertahanan Nasional Dukung Kemandirian Alutsista

Industri Pertahanan Nasional Dukung Kemandirian Alutsista

62
0
BERBAGI

UNTUK pertama kalinya, Pindad menampilkan prototipe medium tank hasil pengembangan bersama dengan FNSS Turki dalam perayaan HUT TNI ke-72 pada 5 Oktober lalu di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten.

Direktur Utama Pindad Abraham Mose menerangkan, kehadiran tank kelas menengah ini merupakan bukti kemampuan industri pertahanan dalam negeri yang mampu bersaing, serta bagian upaya untuk memenuhi kebutuhan alutsista secara mandiri.

“Dengan bangga kami tampilkan medium tank pertama karya anak negeri hasil pengembangan Bersama FNSS, Turki. Kehadiran medium tank ini menunjukkan bahwa industri pertahanan dalam negeri sangat mampu untuk menghasilkan produk inovatif berteknologi tinggi dalam mendukung kemandirian alutsista menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Abraham Mose, diwartakan situs resmi Pemprov Jawa Barat.

Proyek medium tank merupakan program pemerintah yang termasuk pada tujuh pengembangan strategis Kementerian Pertahanan untuk meningkatkan kemampuan BUMN Industri Strategis, supaya dapat bersaing dengan industri pertahanan luar negeri.

Desain medium tank dibuat sesuai dengan kriteria kebutuhan dari pengguna, didasarkan pada strategi pertempuran modern dimana kemudahan mobilisasi menjadi salah satu keunggulan disamping kemampuannya sendiri.

Medium tank rancangan Pindad dan FNSS memiliki kemampuan pertahanan balistik dan anti ancaman ranjau terkini.

Medium tank generasi terbaru ini dilengkapi dengan kemampuan daya gempur yang luas, mulai dari perlindungan jarak dekat untuk pasukan infantri hingga pertempuran antara kendaraan tempur.

Tank kelas menengah memiliki spesifikasi yaitu berbobot maksimal 35 ton, mempunyai power 20 HP/ton, kecepatan maksimal 70 km/jam, dapat menampung 3 orang kru yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi serta memiliki senjata utama turret kaliber 105mm yang memiliki daya hancur besar.

Medium tank dilengkapi dengan teknologi terbaru, seperti Battlefield Management System, alat komunikasi modern, alat self awareness sehingga bisa memantau ancaman terhadap dirinya sendiri, dan dilengkapi dengan proteksi terhadap ancaman level 5 NATO.

“Turret medium tank memiliki mekanisme autoloader, dengan 12 butir peluru di turret dan 30 butir peluru cadangan di dalam hull,” jelas Abraham.

Turut serta tampil dalam demo alutsista saat perayaan HUT TNI ke-72 adalah Kendaraan Tempur Anoa, Panser Badak, Komodo Mistral serta Anoa Amphibious yang beratraksi melakukan manuver dan membentuk formasi di lautan bersama kendaraan amfibi lainnya.

Senjata buatan Pindad seperti SS1 dan SS2 berbagai varian, juga digunakan oleh masing-masing kesatuan yang terlihat dalam parade pasukan yang diikuti oleh 5.932 orang.

LEAVE A REPLY