Beranda HEADLINE “Tama Groove Session Indonesia”: Paling Prestisius di Dunia!

“Tama Groove Session Indonesia”: Paling Prestisius di Dunia!

159
0
BERBAGI
Hata Arysatya bersama Patricia Dharmawan

Fokuskini – Tama Groove Session Indonesia, kontes pebakat drumer via media sosial yang digagas PT Mahkota Musik Indonesia telah menghasilkan Hata Arysatya asal Lamongan, Jawa Timur sebagai pemenang utama yang berhak atas hadiah seharga 44 jutaan rupiah berupa seperangkat instrumen drum Tama Starclassic Exotic Maple.

Kado kemenangan yang dimpi-impikan pengagum drumer Mike Portnoy, personel kelompok metal progresif Dream Theater ini, siapa sangka ketika bocah sekolah dasar justru mendahului prestasi keseniannya di seni melukis.

Nilai perfek tanpa cacat, menjadi catatan time accuracy brilian yang didapatkannya oleh tiga juri utama yakni Dirk Verbeureun (Megadeth), Noriaki Kumagai (mantan Casiopea) dan Anika Nilles (penulis lagu, drumer profesional dan guru musik asal jerman).

Noriaki menyebutkan Hata telah menunjukkan dirinya adalah drumer potensial yang tekun melatih diri untuk peningkatan performanya.

Jangan salah, apabila Tama Groove Session tahun ini di Indonesia disanjung sebagai kontes drum online paling prestisius di dunia dengan jumlah minat peserta ratusan orang melebihi minat kontestan di negara-negara lain. Terlebih lagi, peraih juara kesatu diberikan bonus kehormatan untuk naik pentas di arena eksibisi bergengsi sekelas Shanghai Musicmesse.

Teknik bermain drum secara murni tanpa kepalsuan benar-benar diuji dalam kompetisi online seperti Tama Groove Session, sambung GM Sales and Marketing PT MMI Patricia Dharmawan.

Diharapkan oleh Marketing Communication PT MMI, Ade Himernio bahwa pelaksanaan Tama Groove Session Indonesia 2017 mampu menggairahkan passion bermusiknya generasi baru drumer di negeri ini.

Ikmal Tobing selaku Tama endorsement memuji perjuangan untuk menang yang dilakukan Hata, dan juga Sheva sebagai pememang kedua dari Semarang, serta Kalonica si gadis 13 tahun asal Bandung yang berhasil menduduki juara ketiga.

Ikmal mengingatkan, bahkan perjuangannya sebagai drumer bukan persoalan gampang, perlu tahan ujian sampai tiga kali mengikuti kompetisi The Dream Band yang pernah diselenggarakan TV7 dan Majalah Hai. “Baru di saat ketiga kalinya mencoba lagi berkompetisi di The Dream Band, saya kemudian bisa menikmati rasanya jadi drumer utama, dan kebanggaan puncaknya ketika dipilih Mas Dhani jadi drumer Mahadewa dan T.R.I.A.D,” ungkapnya, usai berkolaborasi ngejago main drum bareng jawara Tama Groove Session Indonesia, Hata Arysatya.

LEAVE A REPLY