Beranda EDUKASI HUT ke-10, All-New WSE Experience dan “Membahasa-inggriskan” TKI

HUT ke-10, All-New WSE Experience dan “Membahasa-inggriskan” TKI

78
0
BERBAGI

Fokuskini – Di perayaan ulang tahun ke-10, Wall Street English Indonesia membawa berbagai kabar terbaik, termasuk perubahan akbar yang merespons pesatnya penetrasi ponsel pintar (smartphone) dan tren teknologi digital di Indonesia, dimana setiap akses kehidupan telah dikelilingi oleh perangkat gadget berupa smartphone selain komputer tablet dan desktop. Revolusi digital tersebut telah dicermati oleh Wall Street English Indonesia dengan meluncurkan “All-New Wall Street English Experience.”

“Kami membawa praktik terbaik internasional didalam dunia pembelajaran bahasa Inggris, mengemasnya dengan teknologi terbaru, dan menyesuaikannya dengan pangsa pasar Indonesia untuk memberikan hasil yang terjamin bagi member kami,” jelas Presiden Direktur WSE Indonesia, Kish Gill.

WSE Indonesia juga mengumumkan jadwal pembukaan cabang flagship paling baru berlokasi di Pacific Place, kawasan SCBD, Semanggi, Jakarta Selatan pada Januari tahun depan yang mencerminkan “All-New WSE Experience” dengan suasana co-working space atau kafe, dan menurut General Manager of Operations Donna Limuel, area edukatif di Pacific Place itu nantinya diorientasikan kepada para profesional melalui topik pembelajaran bahasa Inggris yang berfokus bisnis.

Menciptakan lingkungan dimana para profesional dapat saling bertemu, bekerja dan bersosialisasi sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. “Kami juga (bermaksud) menawarkan lounge VIP bagi para eksekutif yang menginginkan privasi dan bimbingan langsung,” imbuh keterangan pers dari Donna Limuel.

Sebagai bagian lain yang terkait peluncuran All-New WSE Experience, pihaknya sekaligus menjadwalkan dimulainya program kampanye selama satu tahun dalam tajuk “Beat Your Fear” yang bertujuan mendukung dan menginspirasi masyarakat Indonesia “mengalahkan ketakutan” berbicara memakai bahasa Inggris, supaya dapat meraih sukses hidup dengan kepercayaan diri bahwa berbahasa Inggris bukan lagi persoalan selera mewah tetapi sebagai keharusan demi untuk kemajuan berkarier bisnis dan profesi.

Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja, Maria Magdalena Sigalingging mensyukuri genap kini sepuluh tahun usia WSE Indonesia, dari umur single digit ke double digit sembari menyambut gembira upaya positif WSE Indonesia membawa solusi pembelajaran untuk mengatasi permasalahan berbahasa Inggris bagi para tenaga kerja Indonesia ke peluang pasar luar negeri.

“Padahal, bawaan sikap karakter umumnya TKI dikenal dan disukai di luar negeri karena penurut, patuh dan taat aturan. Tetapi di negara manapun (sebagian besar) TKI kalah oleh tenaga kerja asal Filipina yang rata-rata menguasai (percakapan) bahasa Inggris. Nilai gaji ataupun upah TKI jadi berada jauh dibawah hak para tenaga kerja asal Filipina,” ungkap Maria Magdalena.

Staf Khusus Menaker inipun menyanjung program Padamu Negeri, karena WSE Indonesia bermaksud menaikkan derajat TKI yang mayoritas sekira 60 persen hanyalah para lulusan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama untuk mampu berkompetisi dan berdaya saing lebih baik melalui penguasaan bahasa Inggris.

“Tenaga kerja asal Filipina marketable dengan kemampuan berbahasa Inggris yang jauh kualitasnya di atas TKI saat ini. Lagipula, karena mayoritas TKI dibawah tingkat kependidikan Sekolah Menengah Atas, perguruan tinggi apalagi S2, maka ada perasaan rendah diri mereka yang harus dihilangkan dengan membangun kepercayaan bisa berbahasa Inggris. Bukan dipaksakan, tetapi membuat mereka terpaksa belajar demi meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris. Kalau saya mengambil istilah yang dipakai oleh WSE Indonesia, bahwa mereka dibangun ekosistem berbahasa Inggris. Tidak memaksa tetapi membuat mereka menerima (kenyataan) harus berbahasa Inggris dengan diantaranya dibekali (materi) kurikulum dan interviu. Membahasakan Inggris dalam kehidupan mereka sehari-hari,” papar panjang lebar Maria Magdalena.

LEAVE A REPLY