Beranda FILM Tonton di YouTube, Karya-karya Terbaik “Amartha Short Movie Festival”

Tonton di YouTube, Karya-karya Terbaik “Amartha Short Movie Festival”

59
0
BERBAGI

KARYA-karya film pendek pilihan dewan juri ataupun finalis gelaran Festival Film Pendek bertema #UntungnyaTerhubung yang digagas Amartha (PT Amartha Mikro Fintek) kini telah bisa ditonton di kanal YouTube.

Amartha Short Movie Festival diadakan sebagai salah satu upaya untuk mengajak kalangan muda berinvestasi, sekaligus mengenal cerita inspiratif para pengusaha mikro dan kecil di daerah-daerah.

Andi Taufan Garuda Putra selaku founder dan CEO Amartha berharap, lewat karya-karya ini akan lebih banyak pendana di kota dapat terhubung dengan para pengusaha mikro dan kecil di pelosok-pelosok daerah di Indonesia melalui penanaman investasi modal kecil secara mudah, aman, dan berbasis teknologi.

Untuk memilih karya terbaik dari sudut pandang sinematografi maupun ketepatan penyampaian pesan, Amartha menggandeng sutradara-sutradara peraih beragam penghargaan bergengsi di bidang perfilman.

Beberapa jejeran nama seperti Nia Dinata, Garin Nugroho, dan Lucky Kuswandi hingga pelaku seni peran dari kalangan muda seperti Chelsea Islan dipercayakan menjadi dewan juri.

“Senang sekali saya dipercaya untuk jadi juri di Amartha Short Movie Festival. Ajang ini benar-benar berbeda, karena sukses menghubungkan kita dengan potensi usaha kecil di seluruh Indonesia. Di kategori dokumenter banyak banget cerita dan fakta menarik. Misalnya ada produk pertanian seperti purwaceng, ginseng ala Indonesia yang benar-benar merupakan salah satu warisan kekayaan alam kita,” jelas Chelsea Islan dalam keterangannya.

Terpilih sebagai film terbaik pertama untuk kategori dokumenter adalah “Seruni Putih” karya Ruang Imaginasi. Karya ini dinilai mampu menggambarkan semangat bangkit dari keterpurukan, kearifan lokal dan gotong royong yang merupakan ciri dari usaha mikro Indonesia.

Sejumlah finalis lainnya terdiri dari “Gudeg Mba Lindu” (Riz Visual), “Jarwo – A Metamorphic Journey” (Ampersound Films), “Purwaceng yang disayangkan” (Two People), “Sepeda Om Sahid” (3 a.m. Pictures) dan “The Balinese Bastard and 100 Roosters” (Caecilia Sherina, Daniel Pawer, Ferdy Syahwara.)

LEAVE A REPLY