Beranda FILM Perlawanan Sikap Tanpa Kebencian “Kids Jaman Now”

Perlawanan Sikap Tanpa Kebencian “Kids Jaman Now”

80
0
BERBAGI

Fokuskini – Keberanian membawa gambaran nyata dari gaya hidup generasi milenial dengan pemain-pemain baru yang melekat langsung pada tatacara kekinian, pastinya layak membuat film drama remaja arahan sutradara Upi yakni “My Generation” wajar ditonton dan diapresiasi bersama-sama, karena mungkin saja sebagian banyak orangtua punya kesalahan sikap ketika memandang gejolak perilaku mereka apalagi di masa sekarang, dimana pula aplikasi media sosial dijadikan mereka sebagai arena pertemanan, juga permusuhan dan alat penyampaian informasi berbagai macam isu-isu buruk.

Medsos diakui Upi dipakainya menjadi studi riset tambahan dua tahun survei terhadap perilaku tanpa basa-basi mereka, dan pada kenyataannya apa yang diterjuni Upi langsung di segala ragam pertemanan medsos banyak dijumpai potret sebenarnya dari tingkah laku asli para anak jaman kini (kids jaman now). Sampai dinilai perlu sensor individu Upi, melihat bicara literasi mereka yang ceplas-ceplos (berbahasa Indonesia dan Inggris) untuk sengaja melanggar kebiasaan etika sosial sekolahan dan generasi terdahulu.

Proses tahapan kasting empat peman utama yaitu Bryan Langelo sebagai Zeke, Arya Vasco (Konji), Alexandra Kosasie (Orly) dan Lutesha (Suki) selaku siswa-siswa Sekolah Menengah Atas jelas bukan perkara mudah. Jadi mumpung produser Adi Sumarjono sepakat memasukkan kesemua pemeran utama adalah pemain baru, maka klop adalah kunci utama untuk akhir keputusan bahwa “My Generation” kemudian menyiapkan waktu empat bulanan supaya keempat pemain baru tersebut bukan hanya hapal menguasai baca dialog tetapi juga properti peran yang dimainkan.

Mau tahu kemungkinan anak remaja Anda di pergaulan sosial mereka, bukan ketika duduk manis di rumah ataupun ketika makan bersama ketika sarapan, siang dan malam, begitulah dominasi peran yang mesti dilakukan Bryan, Arya, Alexandra dan Lutesha. Sebagian membikin miris, berlaku ekstrem, mengagetkan, membingungkan; sebagian berikutnya lucu, cerdas, solid dan apa adanya.

Film layar lebar terbaru produksi IFI Sinema ini (setelah “Coklat Stroberi” (2007), “Radit dan Jani” dan “3 Doa dan 3 Cinta” serta “Coblos Cinta” (2008), “Serigala Terakhir” (2009), “Lovely Man” (2012), “Mika” (2013) dan “Pertaruhan” (2017) — dijadwalkan rilis tayang di bioskop secara nasional mulai Kamis mendatang (9/11/2017). Tyo Pakusadewo, Surya Saputra, Ira Wibowo, Joko Anwar dan Indah Kalalo ikut ambil bagian menjadi pihak orangtua yang menganggap penting aturan-aturan umum yang wajib dilaksanakan seperti tugas wasit di lapangan hijau. (Joj/Jos)

LEAVE A REPLY