Beranda RAGAM Perdagangan Bilateral Indonesia-Vietnam Terus Tumbuh Positif

Perdagangan Bilateral Indonesia-Vietnam Terus Tumbuh Positif

41
0
BERBAGI
(foto: Media Indonesia/Google)

KEMENTERIAN Perdagangan terus berupaya menggenjot ekspor ke luar negeri. Salah satunya dengan mendukung performa “Remarkable Indonesia Product Display” di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2017 yang berlangsung hingga hari Minggu (12/11/2017) di Vincom Plaza, Da Nang, Vietnam.

“Remarkable Indonesia Product Display” merupakan upaya untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk Indonesia ke masyarakat Vietnam. Selain itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam keterangannya, berharap eksibisi ini dapat menarik komunitas bisnis Vietnam untuk menjajaki kesempatan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan Indonesia.

Bersinergi dengan KBRI Hanoi, eksibisi ini diharapkan dapat menggenjot transaksi perdagangan di antara kedua negara.

Menurut Mendag, perdagangan bilateral Indonesia dan Vietnam tumbuh positif dalam enam tahun terakhir. Pada tahun 2010, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 3,3 miliar. Pada tahun 2016, meningkat menjadi USD 6,3 miliar.

“Nilai ini masih di bawah target perdagangan yang ditetapkan Kepala Negara kedua negara sebesar USD 10 miliar di tahun 2018,” jelasnya.

Sebanyak 26 perusahaan Indonesia berpartisipasi dalam berbagai sektor yang ditampilkan di “Remarkable Indonesia Product Display” seperti properti, otomotif, konveksi, makanan dan minuman, bubur kertas dan kertas, fesyen, dan kerajinan tangan.

Pemerintah, lanjut Mendag, akan mendukung upaya pelaku usaha untuk meningkatkan ekspor dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi dalam era perdagangan bebas masyarakat ekonomi ASEAN.

“Pemerintah akan memberikan perhatian kepada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saingnya dan mampu melebarkan sayapnya. Yang disasar bukan hanya diversifikasi pasar ekspor, tetapi juga diversifikasi produk,” tegasnya.

Upaya pihak Kementerian Perdagangan melebarkan sayap UMKM Indonesia melalui fasilitasi pameran di luar negeri, merupakan salah satu bentuk peran pemerintah dalam memasuki pasar dunia.

Ekspansi UMKM ke pasar internasional, sejalan dengan kerja APEC yang tidak pernah putus dalam hal meningkatkan partisipasi di perdagangan dunia.

Melalui proposal Boracay Action Agenda to Globalize MSME yang disepakati dua tahun lalu di Filipina, APEC berupaya membangun peta jalan guna memfasilitasi perdagangan UMKM, termasuk diantaranya meningkatkan perannya dalam pasar dan jaringan produksi global.

LEAVE A REPLY