Beranda HEADLINE Laga Penting Italia Jaga Reputasi Sejarah Persepakbolaannya

Laga Penting Italia Jaga Reputasi Sejarah Persepakbolaannya

78
0
BERBAGI
(foto: AFP/Dimitar Dilkoff)

Fokuskini – Jika saja tim nasional sepakbola Italia mampu digagalkan Swedia, bahkan di negaranya sendiri dalam upayanya menuju Piala Dunia FIFA di Rusia tahun depan, maka “vonis hukuman” warga masyarakatnya terhadap keseluruhan skuad Italia, termasuk kapten Gianluigi Buffon serta head coach Gian Piero Ventura, pasti sulit dibayangkan bagaimana sakitnya menusuk di hati.

RCTI bersiap menyiarkan langsung laga penentu (leg kedua) play-off kualifikasi Eropa, Italia versus Swedia pada hari Selasa dini hari (14/11/2017) mulai pukul 02.45 WIB.

Coba deh, kita mengingat ulang bagiamana akibat miris kekalahan Italia melawan Korea Utara 0-1 (di Inggris, 1966) saat The Blues gagal melewati penyisihan grup lantaran gol tunggal tersebut, yang kemudian disambut publik Italia dengan lemparan telur-telur busuk setiba mereka karena harus pulang lebih awal.

Bisa dimaklumi dong, timnas Italia ketika itu posisinya sebagai negara dua kali peraih trofi agung sepakbola sejagat (1934 dan 1938 semasih bernama Jules Rimet Cup) tetapi malah disingkirkan Korut, negara dimana sepakbola masih setingkat amatiran.

Kini ancaman memalukan tinggal berlangsung beberapa jam ke depan. Stadion San Siro, Milan bakal menjadi saksi sejarah apakah negeri pemenang empat kali jawara sepakbola sejagat ini (terakhir kalinya, 2006) mampu dipermalukan oleh Swedia yang sudah tanpa Zlatan Ibrahimovic.

Pasalnya, mereka tertinggal agregat satu gol, lantaran Sabtu lalu di Friends Arena, Solna, Swedia — gol tunggal pemain pengganti Jakob Johansson mengakibatkan mereka (skuad Italia) Selasa nanti harus berbulat tekad mengalahkan timnas berjulukan Blagult itu, meski memang kehilangan Marco Verratti di pusaran tengah karena akumulasi kartu kuning.

Catatan paling apik reputasi Swedia adalah runner-up Jules Rimet Cup (1958), saat turnamen sepakbola dunia paling teratas itu dilaksanakan di negaranya sendiri. Kekalahan Swedia mengatasi Brasil 2-5 ketika itu sekaligus membuyarkan harapan manis masyarakat Eropa.

Rekor kemenangan Swedia melawan Italia, juga masih dimenangkan The Blues. Swedia hanya menghasilkan 6 kemenangan, 6 kali berimbang, dan sebelas kali mengalami kekalahan melawan Italia.

Mengutip catatan situs resmi UEFA, sebagai tuan rumah The Blues “Azzurri” baru sekali saja pernah ditaklukkan oleh Swedia (Piala Eropa, 1983), dan Italia mengantongi 7 kali kemenangan dengan dua kali pertarungan imbang. Catatan ngeri lainnya, Italia sejak 1999 dalam 44 laga kandangnya belum pernah lagi terkalahkan (36 kali menang, 8 kali imbang).

LEAVE A REPLY