Beranda HEADLINE Dominasi Gempuran Italia Digagalkan Lapisan Pertahanan Swedia

Dominasi Gempuran Italia Digagalkan Lapisan Pertahanan Swedia

77
0
BERBAGI
Gianluigi Buffon (foto: Getty Images)

Fokuskini – Selesai sudah. Gempuran spirit menyerang sampai peluang tambahan lima menit masa injury time, juga tak mampu melepaskan tim nasional Italia dari duka kesedihannya.

Konsep pertahanan berlapis Swedia yang manjur, akhirnya membuat jawara dunia empat kali Italia harus tersungkur di stadion San Siro, Milan.

Di depan publiknya sendiri, untuk pertama kalinya sejak tahun 1958 Italia kini gagal menembus putaran final Piala Dunia FIFA, dan di Rusia tahun depan tanpa Italia.

Kapten timnas Italia yang juga kiper legenda hidup Gianluigi Buffon mengakhiri karier internasionalnya dengan hasil imbang tanpa gol pada momen paling penting semacam itu, dalam artian Swedia berhasil mempertahankan keunggulan agregat satu gol hasil kemenangan kandang di laga play-off leg pertama.

Italia yang langsung menggebrak dengan spirit tempurnya dari detik-detik awal babak kesatu, gagal meraih keberuntungannya.

Total menguasai kendali permainan hingga sebanyak 75 persen, namun hanya dengan 6 kali tendangan on target, menunjukkan formasi menyerang 3-5-2 yang distrategikan Gian Piero Ventura terlihat tajam menggebu-gebu namun membuat Ciro Immobile dan Manolo Gabbiadini gagal untuk berkreasi.

Begitupun kiranya ketika Andrea Belotti masuk menggantikan Gabbiadini di menit ke-63, pemain menyerang dari klub Torino ini gagal memenuhi hasrat harus menang yang dikomandokan oleh Ventura.

Terhitung 23 tembakan menggebu secara keseluruhan tetapi bahkan penjaga gawang Swedia, Robin Olsen belum cukup direpotkan oleh peranan pemain pengganti Federico Bernardeschi, serta Alessandro Florenzi dan Jorginho yang membantu penyerangan frontal Italia tersebut.

Para pemirsa RCTI, Selasa dini hari tadi (14/11/2017) ikutan menjadi saksi untuk kekalahan Italia pertama kalinya di kandang sendiri sejak 1999 dalam 45 laga mereka, padahal di momen paling penting semacam itu. Italia menangis.

LEAVE A REPLY