Beranda EDUKASI “Qasidah Hunt”, Wadah Kesenian Berunsur Petuah Islami

“Qasidah Hunt”, Wadah Kesenian Berunsur Petuah Islami

534
0
BERBAGI
(kiri ke kanan) Taufik dari LASQI, Lucky Resha dan public relations Larutan Cap Kaki Tiga, Dwi Novita

Fokuskini – Qasidah Hunt berjadwal gelarannya mulai Sabtu (3/3/2018) hingga 5 Mei nanti dengan tahapan finalnya disiarkan langsung oleh MNC Channels dengan penyelenggara Larutan Cap Kaki Tiga dan PT Kino Indonesia Tbk didukung oleh Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI).

Bila berminat mengikutinya, kesempatan pendaftaran masih terbuka melalui alamat surel event.mncchannels@mncgroup.com ataupun dengan menghubungi nomor ponsel 0818-0811-7173.

Persyaratannya mudah yakni setiap kelompok qasidah harus beranggota 10-15 orang berusia seputar 20-40 tahun, dengan tugas babak awal membawakan satu lagu pilihan sendiri dan satu lagu ditentukan pihak penyelenggara.

Ada hadiah total senilai IDR 40 juta, dan untuk pemenang utamanya akan dibuatkan produksi videoklip.

Taufik selaku dewan juri dari LASQI berharap Qasidah Hunt mampu meningkatkan kualifikasi kesenian Islam sambil juga mengangkat kesejahteraan umat.

Kriteria kemenangan, katanya, sangat ditentukan oleh artikulasi bunyi bahasa, teknik pernapasan bernyanyi, penjiwaan lantunan salawat dan kekompakan paduan suaranya.

Mutu perpaduan vokal, instrumen pengiring rebana yang kompak dan penampilan blocking panggung serta gerak koreografi secara wanita muslimah, tambah Taufik, penting pula buat diperhatikan.

Lucky Resha, mantan lady rocker yang kini membina kelompok qasidah Riyadhus Shalihin dalam kapasitasnya sebagai juri juga mengingatkan pentingnya peserta menguasai artikulasi lafal ucap selain nilai keindahan vokal suara masing-masing.

Untuk tahap perdana penyelenggaraannya, cuma empat kota wilayah Jabodetabek yakni Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang. Para pemenang di tiap wilayah bakal berkompetisi lagi untuk menentukan kelompok qasidah Best of The Best.

“Sesuai dengan misi brand (Larutan Cap Kaki Tiga) sebagai ahlinya pereda panas dalam, kami berharap seni qasidah dapat menjadi sarana penyejuk bangsa yang menyatukan. Kami optimistis akan hal ini, apalagi melihat perkembangan seni qasidah yang saat ini terus maju bersamaan dengan pesatnya pertumbuhan Majelis Taklim di Indonesia,” jelas Dwi Novita, public relations Larutan Cap Kaki Tiga.

LEAVE A REPLY