Beranda HEADLINE Komedi Satir “Jprutt” di Bentara Budaya Jakarta

Komedi Satir “Jprutt” di Bentara Budaya Jakarta

252
0
BERBAGI

TEATER Mandiri kembali hadir di Bentara Budaya Jakarta dengan pertunjukan komedi berjudul “Jprutt” karya sutradara Putu Wijaya.

Drama komedi sekitar 90 menit ini bercerita tentang Profesor Co yang pulang ke Amerika Serikat, seusai meninjau letusan Gunung Agung di Bali. Profesor ini kemudian menulis kesannya tentang Indonesia. Tetapi ternyata Pak Amat yang menjadi tuan rumahnya tersinggung, karena merasa sang profesor bermaksud menghina Indonesia.

Seluruh adegannya dituturkan dalam naskah komedi satir yang kemudian mengajak kita untuk merenungkan makna Timur dan Barat dalam kehidupan kekinian.

Melalui “Jprutt”, Putu Wijaya ingin menunjukkan kepada penonton bahwa nilai-nilai keuniversalan sebenarnya juga memiliki paradoksnya sendiri.

Apakah yang dimaksud dengan Timur dan Barat? Bagaimana kita memandang situasi keglobalan yang walau menawarkan keterbukaan lintas geografi dan kultural, namun sebenarnya tetap menyisakan sekat-sekat kebudayaan dan bersumber dari bias-bias pandangan kita?

Pentas pertunjukan ini berlangsung hari Kamis nanti (15/3/2018) mulai pukul 19.30 WIB dengan menampilkan para pemain di antaranya Niniek L Karim sebagai Bu Agung, Bambang Ismantoro sebagai Pak Amat, Ulil Elnama sebagai Bu Amat, Jose Rizal Manua sebagai Prof Co, Rukoyah sebagai Ami, dan Ari Sumitro sebagai suami Ami.

Teater Mandiri didirikan pada 1971. Konsep kerjanya “Bertolak dari Yang Ada”. Selama ini mereka selalu menciptakan pertunjukan yang kendati menghibur tetapi sejatinya mengajak penonton bersikap kritis, tanpa mengajaknya berkomplot.

Teater Mandiri menyebut segala produksinya sebagai “teror mental”. Beberapa pementasannya yang telah hadir di Bentara Budaya Jakarta antara lain Zero dan Trik.

LEAVE A REPLY