BERBAGI

Fokuskini – Agnez Mo mengajak talenta penyanyi generasi milenial untuk menghargai proses, berkemauan memperbaiki mentalitasnya di masa serba instan seperti sekarang ini yang cenderung berkemudahan mendapatkan referensi.

Agnez ingin mengajarkan bukan melulu soal teknik vokal dan bagaimana cara performa di hadapan masyarakat penonton.

Bertugas menjadi Coach (pengajar) lagi di program pencarian talenta anak dan remaja berbakat nyanyi “The Voice Kids Indonesia 3” yang mulai ditayangkan di GTV pada 28 Juni nanti (pukul 19.15 WIB), Agnez menyebutkan metode yang dipakainya untuk membina kemampuan potensi bernyanyi mereka, adalah dengan membangun kepercayaan diri.

Mengisahkan kejadian tahun lalu di TVKI, bahwa dirinya ternyata berhasil mengubah sifat pembawaan malu sejumlah kontestan untuk jadi berani pula mengatakan beberapa inspirasi individu dalam menata koreografi panggung dalam gilirannya muncul di hadapan pemirsa GTV.

Pada gelar tayangan The Voice Kids Indonesia tahun ini, Agnez ditemani Marcell Siahaan dan Kaka, frontman kelompok pop rock Slank, sehingga artinya TVKI 3 kini mempunyai tiga andalan coach dengan karakteristik beda genre musik untuk menghasilkan pemenang terbaik seusia 7-15 tahun, demi menciptakan sesuatu yang baru di jagat industri musik Indonesia.

Dua kota utama yakni Jakarta dan Surabaya dijadikan lokasi mega audisi TVKI 3, di samping seluruhnya ada 13 kota lainnya yang telah rampung mengaktifkan awalan audisi dari mulai Denpasar, Makassar, Batam, Manado, Bandung, Yogyakarta, Medan, Ambon, Kupang serta wilayah Lombok, Palembang, Malang dan Balikpapan.

LEAVE A REPLY