BERBAGI
Reuni finalis dan pemenang Indonesian Idol 2018 di acara Malam Puncak "Indonesian Movie Actors Awards 2018"

Fokuskini – Persembahan RCTI berupa acara penghargaan buat kalangan insan perfilman Indonesia yakni Indonesian Movie Actors Awards (IMAA) menghasilkan anugerah Ansambel Terbaik buat film layar lebar horor box-office, Pengabdi Setan.

Adapun upaya positif dan anugerah dedikasi Lifetime Achievement kali ini diberikan pada aktor legenda hidup Adi Kurdi yang memiliki alasan tersendiri mengapa masih mau aktif bekerja sebagai aktor, walaupun fisiknya tidak lagi prima.

“Mengapa saya masih bekerja (sebagai aktor) di umur yang (sudah seperti) sekarang, karena saya masih punya harapan. Harapan satu-satunya yang saya inginkan adalah film harus bisa memberikan gambaran inspirasi bagi masyarakat untuk mendapat mutu hidup yang lebih baik. Film sangat efektif melakukan itu,” ungkap pria yang berawalan karier di Bengkel Teater Yogya, bersama-sama iparnya, seniman besar WS Rendra.

Untuk diketahui, bahkan kini Adi Kurdi fungsi sepasang matanya sudah tidak dapat lagi melihat dengan baik. “Saya dalam keadaan ini tidak bisa melihat dengan baik tapi masih berjuang. Kalau saya dulu akting jadi orang buta, kali ini saya orang buta akting jadi orang melihat. Di (film layar lebar) Koki-Koki Cilik saya akting bisa melihat padahal sudah enggak bisa melihat,” jelasnya saat memperoleh penghargaan Lifetime Achievement dari RCTI.

Adi Kurdi pun mengajak semua pekerja seni untuk bertanggung jawab atas karya-karya mereka. “Untunglah saya enggak serakah menjadi seniman sekaligus koruptor. Jadi saya puas hanya dengan menjadi seniman. Tolong jadi seniman yang bertanggung jawab,” harapnya, berpetuah.

LEAVE A REPLY