Beranda FILM “Sarah & Fei: Stadhuis Schandaal” Mengincar Pasar Internasional

“Sarah & Fei: Stadhuis Schandaal” Mengincar Pasar Internasional

222
0
BERBAGI

Fokuskini – Rumah produksi Xela Pictures dengan sineas legenda hidup, Adisurya Abdy memperkenalkan film layar lebar “Sarah & Fei: Stadhuis Schandaal” berlatar kisah sejarah kolonial di Hindia Belanda dengan gaya kekinian mengusung drama fantasi percintaan yang layak ditonton generasi milenial berusia 19-27 tahun, dan dijadwalkan penayangannya hanya di bioskop mulai 26 Juli mendatang.

Ada minat besar yang patut pula diapresiasi dari Adisurya Abdy dan Xela Pictures atas dasar potensi penonton film Indonesia begitu sangat besarnya, dengan tekun berhasil memproduksi karya film bioskop berlatar belakang sejarah kebudayaan untuk pasar industri perfilman internasional dimulai melalui Tiongkok.

“Tiongkok menjadi pasar keduanya karya film perdana kami,” kata Produser Eksekutif Xela Pictures, Alexander Sutjiadi.

Untuk dibilang sepenuhnya sebagai karya khayalan semata, tentu saja salah karena peristiwa Stadhuis Schandaal melibatkan tokoh Sarah dalam hubungan beda ras dan beda strata tanpa ikatan perkawinan sebagai sesuatu yang tabu memang benar-benar pernah terjadi dan nyata apa adanya, dan gawatnya di masa ketika itu bahwa hubungan terlarang sebagaimana perselingkuhan, menemui keharusan hukuman mati tanpa bisa dibela didepan pengadilan.

“Kejadian tragis semacam itu pernah terjadi ratusan tahun yang lalu, namun disini (di “Sara & Fei: Stadhuis Schandaal”) dikemas secara kekinian. Saya tertantang untuk membuat film berlatar belakang sejarah kolonial ini, setelah sempat vakum selama 14 tahun, disini saya dituntut untuk menghasilkan karya yang berbeda dari karya-karya film terdahulu, yakni menghadirkan film berlatar belakang masa penjajahan kolonial di Hindia Belanda (kini Indonesia) dan dikemas dengan gaya kekinian,” ujar sutradara yang dulu produktif di dekade tahun 1980-an, sebutlah itu karya-karya filmnya seperti Roman Picisan, Macan Kampus, Asmara serta sinetron seri “Buku Harian I-III” (1994-1996). (joj/yay)

LEAVE A REPLY