Beranda ENTERTAINMENT Insan Musik Indie Nusantara Berdeterminasi Sukseskan IIMF 2018

Insan Musik Indie Nusantara Berdeterminasi Sukseskan IIMF 2018

279
0
BERBAGI

Fokuskini – Pertanda capaian gol dari manifestasi penyelenggaraan International Indie Music Festival di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Banten kian menampakkan aktualitasnya.

Orang-orang pelaku musik indie terus bermunculan menyatakan sikap seriusnya menyongsong penampilan mereka yang sesungguhnya dari mulai 27 September nanti hingga 7 Oktober 2018, bersamaan dengan eksibisi tahunan multiproduk, Pekan Raya Indonesia.

Seperti diketahui, sebutlah sebagai arena pengenalan diri menjelang pelaksanaan IIMF nanti, Melody Music Bar & Lounge di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan kini masih menggelar “Indie Season 2018: Road To IIMF”, dimana awal pekan ini dimulai dengan Anisokeh yang menyebarkan lagu-lagunya sendiri yang berkonsep suasana lirik-lirik humble, jujur serta mengkamuflase permasalahan sosial kemasyarakatan.

Ataupun juga Ruby and the Long Story yang bersikap bebas dari innocence dalam pengerjaan lirik-liriknya. Sang penggagas konsepnya, jurnalis LKBN Antara, Adi Sastroputro — biasa dipanggil Cumi — meski sudah terpanggil bermusik dari usia sekolah dasar namun kini mengakui bahwa ngeband bukan buat bernafkah hidup, dan sekarang lebih memilih untuk terus menggalang komunitas persatuan pemusik indie supaya tetap semangat berkarya seperti dia dalam genre mandirinya, bossanova stereo pop.

Semangat lain yang turut diapresiasi oleh inisiator IIMF, Harry Koko Santoso adalah kehendak kuat anak-anak The Real mempertajam potensi kreativitas bermusiknya, serta Jegez Band yang punya hasrat lebih jauh mengandalkan musik Brit Pop Batak dengan imbuhan instrumen Gondang, Sarune, dan juga Sordam. Dikomandani wartawan Cadaazz.com, Jack Naibaho, Jegez juga menyiapkan lagu yang mendendangkan kekayaaan pesona wisata dan kuliner serta hasil bumi di kawasan Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. (joj/yay)

LEAVE A REPLY