Beranda HEADLINE IIMF 2018: Project Kita dan Arashel Berjuang Terus dalam Keterbatasan

IIMF 2018: Project Kita dan Arashel Berjuang Terus dalam Keterbatasan

293
0
BERBAGI
Project Kita dan Arashel saat mengisi panggung "Indie Season: Road To IIMF 2018" di Melody Music Bar & Lounge, Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan

Fokuskini – Catatan menarik lainnya dari penyelenggaraan International Indie Music Festival yang berlangsung mulai 27 September nanti di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang Selatan, Banten adalah performa dari Arashel Band asal Purwakarta, Jawa Barat yang memenangkan lomba cipta lagu Cinta Alam dan Lingkungan Sumba, melalui lagu berjudul “Jaga Lingkungan Sumba”.

Mereka sejauh ini berpendirian untuk terus berkarya, biarpun rejeki entertainment musik di Kota Purwakarta belum semeriah di Sukabumi bahkan masih kalah dengan Karawang.

Kerja keras mereka membuktikan bukan lirik percintaan dan persahabatan yang ikut membuktikan keseriusan, karena malah saat ikut lomba cipta lagu di Waingapu, Sumba Timur yang mengingatkan kondisi hutan disana, dengan riset singkat Alhamdulillah diterima dan mereka mendapatkan hadiah juara kesatu.

Lewat lagu itu Arashel mengajak warga masyarakat turut memelihara dan menjaga kelestarian hutan, menolak dan menjaga dari kejahatan pembalakan liar karena hal paling kaya dimiliki orang Sumba adalah alam lingkungannya. Tanpa hutan sudah bukan Sumba lagi.

Dari wilayah Provinsi Jawa Barat, IIMF 2018 juga bakal menerima kehadiran Project Kita asal Garut yang dikomandani Yudha. Tokoh muda di lingkup kerja Pemerintah Kabupaten Garut bergelar Doktor ini aktif menciptakan lagu selain menjadi vokalis Project Kita. (joj/yay)

LEAVE A REPLY