Beranda HEADLINE Mustela Menjawab Kebutuhan Atasi Gangguan Kulit Bayi

Mustela Menjawab Kebutuhan Atasi Gangguan Kulit Bayi

114
0
BERBAGI

Fokuskini – Gangguan kulit pada bayi seperti ruam ASI dan popok, iritasi dan kemerahan biasa terjadi karena kulit bayi jauh lebih sensitif dan rentan terhadap lingkungan sekitarnya.

American Academy of Family Physicians (AAFP), menjelaskan bahwa gangguan kulit adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami bayi dengan prevalensi mencapai 70 persen.

Hasil dari riset Mustela, sebagai mother and baby skin care brand nomor satu di Eropa, dan dipublikasi di British Journal of Dermatology menunjukkan bahwa kulit bayi berumur 0-2 tahun memiliki beberapa perbedaan utama dibandingkan kulit dewasa. Lapisan pelindung kulit bayi masih belum matang dan sangat rapuh, sehingga perlu dilindungi dan diperkuat.

Kulit bayi dibawah 2 tahun juga cenderung kering, sehingga perlu terus dijaga kelembapannya sejak lahir.

Riset Mustela juga menemukan bahwa kulit bayi menyimpan kekayaan stem cell yang berperan untuk regenerasi kulit, dan menentukan kualitas kulit bayi semasa dewasa nanti.

Akan tetapi karena berbagai faktor lingkungan seperti polusi udara, sinar UV dan penggunaan bahan kimia, jumlah stem cell kulit menurun drastis sejak bayi lahir hingga usianya 2 tahun.

Riset Mustela juga menemukan bahwa bayi terlahir dengan jenis kulit yang berbeda-beda.

“Saat-saat merawat bayi, seharusnya menjadi momen keakraban yang spesial antara ibu dan anak. Namun tidak jarang momen ini terganggu karena timbulnya kekhawatiran akan banyaknya gangguan kulit yang dapat menimpa bayi. Kita harus paham, masing-masing bayi mempunyai karakteristik kulit yang berbeda, dan tentu mempunyai kebutuhan perawatan yang berbeda juga,” demikian keterangan Brand Manager Mustela Indonesia, Mohamad Nurhadi saat jumpa wartawan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan hari Rabu (8/8/2018).

“Kenali Jenis Kulit Bayimu adalah kampanye persembahan Mustela yang bertujuan mengajak orangtua atau bunda untuk belajar mengenali jenis kulit sang buah hati, agar bisa memberikan perlindungan dan perawatan kulit yang sesuai. Perawatan kulit yang tepat akan menjamin kebutuhan kulit bayi terpenuhi, sekaligus menjaga kualitas bayi sampai dewasa nanti,” imbuh Mohamad Nurhadi.

LEAVE A REPLY