Beranda HEADLINE Semuanya Ada di IIMF 2018 sampai Dekati Publik dengan Lirik Lagu Lebay

Semuanya Ada di IIMF 2018 sampai Dekati Publik dengan Lirik Lagu Lebay

254
0
BERBAGI
Calista Amadea dan Kiki Kande

Fokuskini – Menciptakan lagu berlirik bahasa Indonesia harus lebay atau berlebihan, begitu ujaran Arnold selaku vokalis Voxa. Disamping itu ada pandangan lain dari Rheinhardt, vokalis grup band Post Doktoral yang mengatakan kalau menulis syair lagu berbahasa Indonesia cenderung menyulitkan.

“Kalau salah memilih kata-katanya bisa bisa membuat maknanya jadi salah kaprah,” ujarnya. Meski, diakuinya, ya artian lagu-lagu Post Doktoral juga kebanyakan mengeluhkan kekecewaan hidup dan kegalauan lantaran cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Dua kelompok band ini dipastikan ikutan International Indie Music Festival terkait penyelenggaraan Pekan Raya Indonesia di ICE, BSD City, Tangerang Selatan pada 27 September-7 Oktober mendatang. Selanjutnya diakui oleh Reinhardt, memang dirinya dan rekan-rekannya mayoritas memiih untuk membuat lirik lagu berbahasa Inggris saja, karena menulis lirik berbahasa Indonesia, mereka tidak termasuk ahlinya seperti apa yang contohnya berhasil dilakukan Barasuara.

Paling penting, ya rata-rata grup band maupun penyanyi solo seperti pula Kiki Kande dan Calista Amadea yang dipastikan naik panggung IIMF, umumnya sudah banyak menyimpan karya-karya lagu sendiri untuk siap nampang di gedung megah selevel terbesar Asia, yaitu Indonesia Convention Exhibition (ICE). Seperti pula Voxa dengan lagu-lagu andalan diantaranya, “Save Indonesia” dan terbaru, “Gak Cinta Lagi”.

Dulu ketika pertama kali merilis album solo, sengaja Voxa hadir lebih untuk unjuk karakter. “Sekarang juga masih tidak mau lepas dari idealisme awal, jujur dalam bermusik dan berlirik tetapi kini ingin lebih intim dengan penonton yang meluas,” tegas Arnold.

LEAVE A REPLY